3 Makna Batik Parang Yang Belum Anda Ketahui

Saat ini, beragam motif batik telah berdar di pasaran. Batik pun bukan lagi merupakan hal yang kuno dan dapat digunakan oleh orang-orang tertentu saja. Aneka macam batik tersebut memiliki keragaman motif dan keindahan warna yang menunjukkan nilai seni dan budaya yang tinggi. Ragam motif batik teranyata tak hanya indah saja namun juga memiliki makna filosofis yang sangat mendalam.

Batik Parang merupakan salah satu motif batik yang tertua di Indonesia. Kata Parang sendiri merupakan turunan kata pereng, yang artinya tebing. Tebing yang dimaksud adalah tempat dimana raja Sutawijaya bertapa dan mendapatkan inspirasi untuk menciptakan batik Parang. Kata pereng ini juga dekat maknanya dengan kata lereng, dimana lereng adalah suatu medan atau daerah yang permukaan tanahnya atau letaknya miring, persis dengan bentuk motif parang.

Garis diagonal lurus melambangkan penghormatan dan cita-cita, serta kesetiaan kepada nilai yang sebenarnya. Dinamika dalam pola parang ini juga disebut ketangkasan, kewaspadaan, dan kontituinitas antara pekerja dengan pekerja lain.

Makna batik Parang ternyata sangatlah baik, layaknya sebuah doa. Berikut adalah beberapa makna dari batik Parang yang sangat teladan dan terkesan pemberani.

  1. Kebijaksanaan dan Keadilan

Nama “Gareng” (yang berarti lengkungan) pada batik Parang diambil dari tokoh perwayangan bernama Gareng. Tokoh ini merupakan simbol dari kebijaksanaan. Ia mampu melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda-beda, dari bermacam-macam arah. Tidak subyektif terhadap sudut pandangnya sendiri. Sehingga ia selalu dapat menyelesaikan masalah yang ada tanpa berat sebelah, dan keputusannya selalu dapat diterima oleh pihak-pihak yang terlibat. Bijaksana dan adil adalah dua hal yang menjadi makna utama dari batik Parang.

  1. Kekuatan Mental Yang Kokoh

Ombak yang menjadi inspirasi dari batik Parang adalah simbol kekuatan. Ombak yang dengan gigih datang menabrak karang dengan keras. Perlahan tapi pasti, sampai-sampai batu karang yang notabene sangat keras, bisa berlubang dan mengalami korosi. Pengguna batik Parang diharapkan adalah orang yang kuat secara fisik dan mental. Dapat menjalani hidup dengan tabah, dan tidak mudah menyerah dalam situasi yang sulit, walaupun dihalangi berbagai cobaan. Ia tetap tabah, maju pantang mundur tanpa berhenti, persis seperti ombak yang menerpa karang di samudera.

  1. Konsisten Dalam Kebaikan

Bentuk motif batik Parang yang saling menyambung dan berulang-ulang menggambarkan sebuah upaya untuk memperbaiki diri yang tidak pernah putus. Sesesorang yang  selalu berusaha untuk memperjuangkan kesejahteraan. Ia terus memelihara hubungan baiknya dengan sesama manusia, hubungannya dengan alam, dan dengan tuhannya.

Itulah makna batik Parang secara luas. Sebenarnya masih banyak makna motif Parang yang lainnya. Namun, makna ini tergantung dari Parang yang seperti apa. Yang jelas, makna batik parang ini mengandung makna dan filosofi yang positif.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *